Pertemuan kedua Kuliah politik langsung (KUTILANG) dilaksanakan pada hari Minggu, 18 Maret 2012. Seperti biasa, acara ini dimulai dengan registrasi peserta mulai pukul 07.00 – 08.10. Peserta yang hadir pada pertemuan kedua ini lebih sedikit bila dibandingkan dengan pertemuan pertama, tetapi masih dengan komposisi yang sama yaitu mahasiswa TPB non organisasi, BEM TPB, dan lurah. Acara dibuka oleh MC dari Kastrat sendiri yaitu, Rahajeng Harnastiti dan Reni Dyah Anom Mulati. Setelah pembukaan dari MC seharusnya ADC (Art Dormitory Club) hadir untuk menghibur peserta, namun karena ada kendala tertentu, mereka tidak dapat hadir, oleh karena itu acara dilanjutkan dengan pembacaan Al-Quran oleh Kadept Kastrat. Selanjutnya materi tentang urgensi pengetahuan sosial politik yang telah ditunggu-tunggu oleh peserta. Sebelumnya Ridho Prasetyo selaku moderator memasuki panggung lalu tak berapa lama Muhammad Ramdan, Menteri Kebijakan Publik BEM KM hadir di hadapan peserta dengan iringan teriakan hidup mahasiswa oleh peserta. Materi yang diberikan beliau membuka mata para peserta begitu juga panitia akan pentingnya kepedulian kita selaku mahasiswa terhadap politik bangsa ini, karena di tangan kitalah tombak bangsa ini. Beliau banyak menampilkan video di antaranya tentang Indonesia, penderitaan rakyat di Kalimantan Timur, puisi Dedi Mizwar, dan selamatkan Indonesia. Video-video ini semata-mata untuk mengajak para peserta yang datang untuk mau bergerak memperbaiki keadaan politik bangsa ini, karena seperti yang kita ketahui bersama, keadaan politik bangsa ini begitu menyedihkan. Setelah 60 menit, materi dari Muhammad Ramdan berakhir, lalu dilanjutkan dengan talkshow tentang masalah sosial politik yang sedang inn. Pada talkshow ini antusiasme peserta dapat dilihat dari banyaknya peserta yang bertanya. Mereka bertanya pada pemateri bagaimana sebenarnya indikator dari negara maju, dan politik itu apa. Di sesi ini juga membahas masalah BBM dan korupsi yang memang sedang menjadi trend topic dimana-mana. Setelah talkshow yang cukup lama, kembali BARIVO (Afif dkk) menghibur peserta seperti pada pertemuan pertama.
Lalu lanjut pemateri kedua Luthfi Brilliant Wanda (Menjakpus BEM KM) dengan moderator Pipit Pratama. Materi yang dibawakan adalah manajemen advokasi kampus. Pemateri yang menarik karena beliau banyak memberikan pengetahuan kepada peserta dan panitia tentang bagaimana kerja advokasi di kampus kita ini. Di sini sempat membahas masalah ojek dan bis kampus, toilet, halte, pengadaan barang dan jasa konstruksi di IPB, dll. Lewat beliau kita mengetahui sistem pembangunan yang sedang berjalan di IPB. Pemateri mencoba menanyakan pendapat para peserta tentang masalah yang ia bawakan agar terjadi percakapan dua arah. Masih banyak sebenarnya masalah yang ingin dibahas oleh pemateri namun waktu jugalah yang memisahkan. Pukul 12.20 setelah apresisai kepada penanya terbaik, MC menutup acara dan pembacaan doa oleh Wibawa Furqona.
















Recent Comments